Jelang Musda, Rico Waas Minta IPSM Kota Medan Tak Sekadar Jadi Organisasi, Tapi Wadah Berdampak Nyata

INFO MEDAN PAK RICO pemko medan

Medan — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mendorong Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Medan untuk memperkuat identitas, karakter, dan peran organisasi, agar kehadirannya benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi organisasi seremonial. Pesan tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi pengurus IPSM Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Selasa (4/8/2026).

Selain dalam rangka bersilaturahmi, kehadiran pengurus IPSM dalam audiensi tersebut juga bertujuan untuk mengundang langsung Wali Kota Medan menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) IPSM yang akan digelar dalam waktu dekat. Dalam pertemuan tersebut, Rico Waas didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan, di antaranya Kepala Dinas Sosial Khoiruddin Rangkuti, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3APMP2KB) Edliaty, serta Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Rudi Asriandy.

Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas menekankan bahwa di tengah banyaknya organisasi yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, IPSM harus mampu membangun identitas yang kuat agar keberadaannya tidak tumpang tindih dengan organisasi sosial lain yang sudah lebih dulu aktif di Kota Medan.

“Di tengah banyaknya organisasi yang bergerak di bidang sosial, IPSM harus mampu membangun identitas yang kuat agar tidak tumpang tindih dengan organisasi lain,” kata Rico Waas.

Menurutnya, IPSM sebagai organisasi harus memiliki konsep berpikir yang matang, arah gerak yang jelas, serta mampu menunjukkan dan menjelaskan peran yang menjadi pembeda dibandingkan organisasi-organisasi sosial lainnya yang ada di Kota Medan. Kejelasan arah dan peran ini, menurutnya, menjadi kunci agar keberadaan IPSM benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya sekadar eksis di atas kertas.

Selain soal penguatan identitas organisasi, Rico Waas turut menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di internal IPSM melalui pelatihan-pelatihan yang tepat sasaran. Menurutnya, hal ini diperlukan agar organisasi mampu melahirkan pekerja sosial yang benar-benar profesional dalam menjalankan tugasnya di tengah masyarakat.

Rico Waas menegaskan Pemko Medan siap mendukung penuh pengembangan IPSM, termasuk mendorong agar organisasi ini dapat terbentuk dan aktif berjalan di setiap lingkungan di seluruh wilayah Kota Medan, sehingga peran pekerja sosial masyarakat dapat lebih merata menjangkau kebutuhan warga di tingkat akar rumput.

Ketua Pemegang Mandat IPSM Kota Medan, Riswan, yang turut hadir dalam audiensi tersebut menyampaikan bahwa Musda IPSM Kota Medan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Musda ini digelar sebagai langkah untuk mengaktifkan kembali organisasi yang menurutnya selama ini belum berperan secara maksimal di tengah masyarakat.

Sebelum pelaksanaan Musda, IPSM Kota Medan terlebih dahulu akan menggelar Latihan Dasar (Latsar) bagi para pengurus dan calon pekerja sosial, sebagai bagian dari upaya pembekalan awal sebelum organisasi kembali diaktifkan secara penuh.

“Kami berharap Pak Wali dapat hadir dan memberikan kata sambutan dalam acara tersebut nantinya,” kata Riswan.

IPSM sendiri selama ini dikenal sebagai wadah bagi para pekerja sosial berbasis masyarakat yang berperan membantu penanganan berbagai persoalan sosial di tingkat lingkungan, mulai dari pendampingan warga kurang mampu, penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial, hingga menjadi jembatan antara masyarakat dengan program-program bantuan sosial pemerintah. Dengan semakin aktifnya IPSM di setiap lingkungan, Pemko Medan berharap penanganan berbagai persoalan sosial di tingkat akar rumput dapat berjalan lebih responsif dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *