
WALI KOTA MEDAN- Rico Tri Putra Bayu Waas, bersilaturahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara, Inspektur Jenderal Polisi Sonny Irawan, di Markas Polda Sumut pada Jumat (6/11/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah kota dan jajaran kepolisian di wilayah Sumatera Utara. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Rico tampak disambut langsung oleh Kapolda beserta sejumlah pejabat utama Polda Sumut. Silaturahmi itu sekaligus menjadi momentum untuk membahas berbagai agenda penting yang menyangkut kepentingan masyarakat Kota Medan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan membahas penguatan sinergi dalam mendukung pembangunan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Medan. Sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang kondusif bagi jalannya pembangunan. Rico menilai kondisi kota yang aman dan tertib akan mendorong aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat berjalan lebih optimal. Pembahasan tersebut berlangsung terbuka dan saling melengkapi antara kedua belah pihak. Keduanya sepakat bahwa komunikasi yang intens perlu terus dijaga demi kepentingan bersama.
Rico Waas menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi yang erat antara Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan pihak kepolisian. Menurutnya, setiap program yang dirancang pemerintah kota akan berjalan lebih lancar apabila mendapat dukungan dari aparat penegak hukum. Dukungan tersebut mencakup aspek pengamanan, pengawasan, hingga penegakan aturan di lapangan. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Rico menyampaikan bahwa kepentingan warga harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan.
Salah satu proyek strategis yang dibahas dalam pertemuan itu ialah Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Proyek tersebut diharapkan menjadi solusi atas persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di Kota Medan. Melalui pengolahan sampah menjadi energi listrik, pemerintah kota berharap volume sampah dapat berkurang sekaligus menghasilkan manfaat ekonomi. Rico memandang dukungan semua pihak sangat diperlukan agar proyek berskala besar ini dapat berjalan sesuai rencana. Kepolisian diharapkan turut mendukung kelancaran pelaksanaan proyek dari sisi keamanan dan ketertiban.
Selain PSEL, pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) turut menjadi topik pembahasan. Layanan transportasi massal tersebut dipandang penting untuk mengurai kemacetan serta menyediakan moda transportasi yang nyaman bagi warga. Rico berharap keberadaan BRT dapat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum. Pengembangan sistem ini memerlukan koordinasi lintas sektor, termasuk dalam hal pengaturan lalu lintas dan pengamanan operasional. Karena itu, dukungan Polda Sumut dinilai berperan penting dalam mewujudkan layanan transportasi yang tertib dan aman.
Pembenahan drainase juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Rico menyampaikan bahwa perbaikan sistem saluran air merupakan salah satu prioritas pemerintah kota dalam mengatasi persoalan genangan. Pembenahan itu mencakup normalisasi saluran serta penertiban hal-hal yang menghambat aliran air. Dalam pelaksanaannya, pemerintah kota memerlukan dukungan agar proses penertiban berjalan lancar dan tidak menimbulkan gesekan di masyarakat. Kolaborasi dengan kepolisian diharapkan dapat membantu menjaga ketertiban selama pekerjaan berlangsung.
Penanganan banjir di kawasan rawan turut dibahas secara khusus oleh kedua pimpinan. Rico menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir, terutama pada musim hujan yang masih berlangsung. Kesiapan tersebut meliputi mitigasi, penyiagaan personel, serta koordinasi cepat apabila terjadi keadaan darurat. Kepolisian dinilai memiliki peran strategis dalam membantu evakuasi dan pengamanan warga terdampak. Sinergi yang kuat diharapkan mampu menekan dampak banjir terhadap masyarakat Kota Medan.
Kapolda Sumut, Irjen Pol. Sonny Irawan, menyambut baik silaturahmi serta berbagai gagasan yang disampaikan Wali Kota Medan. Pihak kepolisian menyatakan kesiapan untuk mendukung program pembangunan yang dijalankan pemerintah kota. Dukungan tersebut diwujudkan melalui upaya menjaga stabilitas kamtibmas agar pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan. Komunikasi dan koordinasi yang baik antara kedua institusi dinilai menjadi kunci keberhasilan program. Kedua belah pihak berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan kerja sama ke depan.
Melalui pertemuan tersebut, Pemko Medan dan Polda Sumut diharapkan semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan keamanan. Rico berharap dukungan kepolisian dapat mempercepat terwujudnya program-program prioritas yang telah dicanangkan. Kolaborasi yang terjalin diharapkan tidak berhenti pada pertemuan seremonial, tetapi berlanjut dalam langkah nyata di lapangan. Masyarakat pun diharapkan dapat merasakan langsung manfaat dari sinergi kedua institusi tersebut. Dengan kerja sama yang erat, Kota Medan diharapkan menjadi kota yang aman, nyaman, dan maju.
