Anggota DPR RI Musa Rajekshah Tinjau Pembangunan Dinding Penahan Banjir di Tebing Tinggi

DPRD SUMUT gubernur sumut INFO MEDAN INFO SUMUT Pemerintahan pemprov sumut

SUMATERA UTARA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Komisi V dari Fraksi Partai Golkar, Musa Rajekshah, melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan infrastruktur pengendali banjir di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan progres pembangunan infrastruktur yang bertujuan mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut. Kegiatan peninjauan itu turut didampingi oleh sejumlah pejabat terkait, baik dari unsur pemerintah kota maupun instansi teknis yang menangani pembangunan infrastruktur dimaksud. Kehadiran Musa Rajekshah, yang akrab disapa Ijeck, disambut baik oleh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tebing Tinggi. Peninjauan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian serius DPR RI terhadap persoalan infrastruktur di daerah.

Dalam kegiatan peninjauan tersebut, Ijeck secara langsung melihat progres pembangunan dinding penahan banjir yang tengah dikerjakan di sejumlah titik aliran sungai. Salah satu titik yang ditinjau ialah pembangunan dinding penahan banjir di Sungai Sei Padang dengan panjang mencapai 500 meter. Selain itu, Ijeck turut meninjau pembangunan serupa di Sungai Sibarau yang memiliki panjang sekitar 200 meter. Kedua proyek tersebut merupakan bagian dari upaya pengendalian banjir yang tengah digalakkan di wilayah Kota Tebing Tinggi. Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Pembangunan dinding penahan banjir di kedua lokasi tersebut diketahui dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan. Proyek tersebut dirancang guna mengantisipasi terjadinya luapan air sungai yang kerap menggenangi permukiman warga, khususnya saat intensitas hujan tinggi melanda wilayah tersebut. Selama ini, luapan air sungai memang kerap menjadi persoalan serius bagi warga yang bermukim di sekitar aliran Sungai Sei Padang dan Sibarau. Pembangunan dinding penahan tersebut diharapkan mampu meminimalkan risiko banjir yang kerap terjadi setiap musim penghujan tiba. Keberadaan infrastruktur tersebut dinilai menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan banjir di Kota Tebing Tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Ijeck menyampaikan apresiasinya terhadap progres pembangunan infrastruktur pengendali banjir yang telah berjalan di wilayah tersebut. Ia menilai keberadaan infrastruktur tersebut sangat penting guna melindungi permukiman warga dari ancaman banjir yang kerap terjadi. Ijeck turut menegaskan pentingnya pengawasan yang ketat selama proses pembangunan berlangsung agar hasil yang diperoleh benar-benar berkualitas dan tahan lama. Menurutnya, infrastruktur pengendali banjir yang baik akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar. Apresiasi tersebut disampaikan Ijeck sebagai bentuk dukungannya terhadap program infrastruktur di daerah pemilihannya.

Lebih lanjut, Ijeck berharap Pemkot Tebing Tinggi dapat terus aktif menyampaikan berbagai aspirasi terkait kebutuhan infrastruktur pengendalian banjir di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa aspirasi tersebut nantinya akan menjadi bahan pembahasan penting di tingkat Komisi V DPR RI. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan DPR RI menjadi kunci penting dalam mempercepat realisasi berbagai program infrastruktur yang dibutuhkan daerah. Ijeck juga mengajak Pemkot Tebing Tinggi untuk terus proaktif dalam mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur lain yang mendesak untuk segera ditangani. Ajakan tersebut disampaikan guna memastikan pembangunan infrastruktur di daerah dapat berjalan secara berkelanjutan.

Ijeck turut menegaskan komitmennya sebagai Anggota Komisi V DPR RI untuk terus memperjuangkan kebutuhan infrastruktur daerah, khususnya yang berkaitan dengan pengendalian bencana banjir. Ia menilai persoalan banjir merupakan isu yang harus mendapatkan perhatian serius mengingat dampaknya yang luas terhadap kehidupan masyarakat. Melalui peninjauan tersebut, Ijeck berharap dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kebutuhan infrastruktur yang mendesak di lapangan. Pemahaman tersebut dinilai penting agar perjuangan di tingkat DPR RI dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan daerah. Komitmen tersebut disampaikan Ijeck sebagai bentuk tanggung jawabnya terhadap masyarakat di daerah pemilihannya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Tebing Tinggi turut menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pembangunan infrastruktur pengendali banjir yang telah dilaksanakan di wilayahnya. Pemkot menilai keberadaan dinding penahan banjir tersebut sangat membantu dalam mengurangi risiko genangan air yang kerap terjadi di permukiman warga. Apresiasi tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan penuh Pemkot terhadap program pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan oleh BBWS Sumatera II Medan. Pemkot Tebing Tinggi turut berharap pembangunan infrastruktur serupa dapat terus dilanjutkan di titik-titik rawan banjir lainnya. Dukungan tersebut disampaikan guna mempercepat penyelesaian persoalan banjir yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

Selain menyampaikan apresiasi, Pemkot Tebing Tinggi turut mengimbau seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga dan merawat infrastruktur penahan banjir yang telah dibangun tersebut. Imbauan tersebut disampaikan mengingat pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keberlangsungan fungsi infrastruktur dalam jangka panjang. Pemkot menegaskan bahwa infrastruktur yang telah dibangun dengan anggaran besar tersebut harus dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merusak atau mengganggu fungsi dinding penahan banjir tersebut. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan program pengendalian banjir di Kota Tebing Tinggi.

Peninjauan yang dilakukan oleh Musa Rajekshah tersebut turut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta instansi teknis terkait dalam penanganan persoalan banjir. Sinergi tersebut dinilai penting guna memastikan setiap program infrastruktur yang dijalankan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Ijeck berharap kunjungan tersebut dapat menjadi awal dari berbagai program infrastruktur lanjutan yang akan diperjuangkan di tingkat DPR RI. Pemkot Tebing Tinggi turut berharap dukungan dari DPR RI dapat terus mengalir guna mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Harapan tersebut disampaikan oleh berbagai pihak usai kegiatan peninjauan berlangsung.

Pembangunan dinding penahan banjir di Sungai Sei Padang dan Sibarau diharapkan dapat segera rampung dan berfungsi secara optimal dalam mengendalikan luapan air sungai. Keberadaan infrastruktur tersebut diyakini mampu memberikan rasa aman bagi warga yang bermukim di sekitar aliran sungai tersebut. Ke depan, berbagai pihak berharap program pengendalian banjir di Kota Tebing Tinggi dapat terus diperluas guna menjangkau wilayah rawan banjir lainnya. Sinergi antara DPR RI, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam keberhasilan program pengendalian banjir tersebut. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, persoalan banjir di Kota Tebing Tinggi diharapkan dapat teratasi secara bertahap dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *