
Deli Serdang — Menjelang peringatan hari pengoperasian perdana Bandara Internasional Kualanamu yang jatuh pada 25 Juli, Serikat Karyawan PT Angkasa Pura Aviasi (SERASI) bersama jajaran manajemen perusahaan menggelar serangkaian aksi sosial, kesehatan, dan kemanusiaan di lingkungan bandara. Rangkaian kegiatan ini digagas sebagai wujud syukur sekaligus pengingat bahwa keberhasilan operasional bandara selama bertahun-tahun tidak lepas dari kerja keras seluruh pihak, termasuk para pekerja yang selama ini kerap luput dari sorotan.
Momentum hari jadi bandara tahun ini sengaja dikemas berbeda. Alih-alih sekadar seremoni internal, SERASI dan manajemen memilih untuk mengalihkan sebagian perhatian kepada masyarakat sekitar dan para pekerja pendukung operasional bandara, sebagai bentuk nyata kepedulian sosial yang selama ini menjadi salah satu nilai inti organisasi.
Salah satu program unggulan dalam rangkaian kegiatan ini adalah pembagian 216 paket sembako yang diperuntukkan bagi para pekerja alih daya (outsourcing) di Bandara Internasional Kualanamu. Kelompok pekerja ini mencakup petugas kebersihan, keamanan, hingga berbagai tenaga pendukung lain yang selama ini berperan penting menjaga kelancaran layanan bandara, namun sering kali berada di luar sorotan utama.
Seluruh paket sembako tersebut merupakan hasil urunan dan kontribusi sukarela dari para anggota SERASI. Inisiatif ini lahir dari kesadaran bersama bahwa kesejahteraan seluruh insan yang bekerja di lingkungan bandara — bukan hanya karyawan tetap — merupakan tanggung jawab kolektif yang perlu terus dipupuk. Setiap paket berisi kebutuhan pokok sehari-hari, sebagai bentuk dukungan nyata bagi para pekerja alih daya menjelang momen-momen penting keluarga mereka.
Pembagian sembako berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Momen ini bahkan sengaja dirangkai bersamaan dengan agenda nonton bersama pertandingan final Piala Dunia pada 20 Juli 2026, sehingga kegiatan sosial tidak hanya berjalan formal, tetapi juga diselingi kebersamaan yang santai dan mempererat hubungan antarpekerja di lingkungan bandara.
Kegiatan nonton bersama final Piala Dunia menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam rangkaian acara ini. Karyawan, manajemen, hingga para pekerja alih daya yang menerima bantuan sembako berbaur menjadi satu, menyaksikan pertandingan puncak sepak bola dunia tersebut dengan antusiasme yang sama. Suasana ini sekaligus menjadi simbol bahwa di lingkungan Bandara Kualanamu, sekat antara status kepegawaian dapat mencair dalam momen-momen kebersamaan seperti ini.
Menurut penyelenggara, penggabungan agenda sosial dengan hiburan seperti nonton bareng ini merupakan strategi yang disengaja. Tujuannya agar aksi kepedulian tidak terkesan kaku dan seremonial semata, melainkan benar-benar dirasakan sebagai bagian dari keseharian dan kegembiraan bersama seluruh insan bandara.
Pembagian sembako dan nonton bareng hanyalah salah satu mata acara dari rangkaian kegiatan sosial, kesehatan, dan kemanusiaan yang lebih besar yang digelar SERASI bersama manajemen PT Angkasa Pura Aviasi dalam rangka memperingati hari jadi Bandara Kualanamu. Rangkaian acara ini dirancang untuk menyentuh berbagai aspek, mulai dari kepedulian ekonomi bagi pekerja rentan, layanan kesehatan, hingga aksi kemanusiaan lain yang menyasar masyarakat di sekitar kawasan bandara.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SERASI dan manajemen ingin menegaskan bahwa perayaan hari jadi bandara bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat nilai gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial di antara seluruh elemen yang terlibat dalam operasional Bandara Internasional Kualanamu — mulai dari karyawan tetap, manajemen, hingga para pekerja alih daya yang selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari layanan bandara sehari-hari.
Lebih dari sekadar bantuan materi, rangkaian aksi sosial ini juga menjadi cerminan sinergi yang terjalin antara serikat karyawan dan manajemen perusahaan. Kolaborasi semacam ini menunjukkan bahwa hubungan industrial di lingkungan Bandara Kualanamu tidak melulu soal negosiasi hak dan kewajiban, tetapi juga dapat diwujudkan dalam bentuk kerja sama nyata untuk kepentingan yang lebih luas, yakni kesejahteraan bersama.
Dengan digelarnya rangkaian kegiatan ini, SERASI dan manajemen PT Angkasa Pura Aviasi berharap semangat kepedulian dan kebersamaan yang dibangun dapat terus berlanjut, tidak hanya pada momen peringatan hari jadi bandara, tetapi juga menjadi budaya kerja yang berkelanjutan di lingkungan Bandara Internasional Kualanamu.
