
MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memperkuat pengawasan internal serta tata kelola birokrasi melalui penerapan Sistem Pengawasan Medan Untuk Semua yang dikenal dengan nama PengawasMU. Penguatan sistem pengawasan tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemko Medan dalam meningkatkan kualitas pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel. Penerapan sistem tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pengawasan di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Langkah tersebut diharapkan mampu menjadi fondasi penting dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemko Medan. Penerapan sistem tersebut turut menjadi bagian dari komitmen Pemko Medan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, saat mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam membuka kegiatan Sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan Nomor 59 Tahun 2026. Peraturan tersebut secara khusus mengatur tentang Pengawasan Terintegrasi melalui Sistem PengawasMU di lingkungan Pemko Medan. Kegiatan sosialisasi tersebut digelar di Hotel Aryaduta pada Rabu (7/10/2026) dan dihadiri oleh berbagai unsur pejabat serta pegawai di lingkungan Pemko Medan. Kehadiran para peserta tersebut menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap penerapan sistem pengawasan baru tersebut. Acara sosialisasi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkenalkan regulasi baru kepada seluruh jajaran pemerintahan.
Dalam sambutannya, Erfin Fachrurrazi menyampaikan bahwa pengawasan di era digital saat ini harus dilakukan secara terintegrasi guna menghasilkan sistem pengawasan yang lebih efektif. Ia menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan juga harus berbasis data agar setiap kebijakan dan keputusan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan faktual. Menurutnya, pendekatan berbasis data tersebut menjadi kunci penting dalam menghasilkan sistem pengawasan yang lebih akurat dan terukur. Erfin menilai transformasi digital dalam sistem pengawasan merupakan suatu keniscayaan yang harus segera diadaptasi oleh seluruh instansi pemerintahan. Pernyataan tersebut disampaikan Erfin di hadapan seluruh peserta sosialisasi yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Erfin turut menegaskan bahwa setiap proses pengawasan yang dilakukan juga harus terdokumentasi dengan baik guna memudahkan proses evaluasi dan pertanggungjawaban di kemudian hari. Ia menilai dokumentasi yang baik menjadi salah satu unsur penting dalam membangun sistem pengawasan yang kredibel dan dapat dipercaya. Menurutnya, dokumentasi tersebut juga akan mempermudah proses audit maupun evaluasi kinerja di lingkungan Pemko Medan. Erfin berharap seluruh jajaran pemerintahan dapat menerapkan prinsip dokumentasi tersebut secara konsisten dalam setiap pelaksanaan tugas. Penekanan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang lebih tertib dan profesional.
Selain itu, Erfin juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung pelaksanaan sistem pengawasan yang lebih modern dan efisien. Ia menilai pemanfaatan teknologi dapat mempercepat proses pengawasan serta meminimalisasi terjadinya kesalahan maupun penyimpangan dalam pelaksanaan program kerja. Menurutnya, teknologi juga dapat mempermudah akses informasi bagi masyarakat dalam memantau kinerja pemerintahan secara lebih terbuka. Erfin berharap pemanfaatan teknologi tersebut dapat dioptimalkan oleh seluruh jajaran Pemko Medan dalam menjalankan tugas pengawasan. Harapan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi digital di lingkungan pemerintahan.
Erfin menjelaskan bahwa Sistem PengawasMU tersebut diharapkan dapat menjadi instrumen penting dalam memastikan seluruh program kerja Pemko Medan dapat berjalan secara efektif sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Ia menilai efektivitas program kerja menjadi salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan kinerja pemerintahan. Selain efektif, Erfin juga menegaskan bahwa pelaksanaan program kerja harus dilakukan secara efisien guna menghindari pemborosan anggaran maupun sumber daya. Menurutnya, efisiensi tersebut menjadi aspek penting dalam pengelolaan anggaran daerah yang semakin terbatas. Pernyataan tersebut disampaikan Erfin sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan pemerintahan yang lebih profesional.
Lebih lanjut, Erfin menegaskan bahwa Sistem PengawasMU juga diharapkan mampu mendorong terciptanya pemerintahan yang lebih transparan dalam setiap pelaksanaan program kerja. Ia menilai transparansi menjadi salah satu kunci penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah. Selain transparan, Erfin juga menekankan pentingnya prinsip akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan program kerja di lingkungan Pemko Medan. Menurutnya, akuntabilitas tersebut menjadi bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat atas setiap kebijakan yang diambil. Penekanan tersebut disampaikan Erfin sebagai landasan utama dalam penerapan Sistem PengawasMU tersebut.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Erfin turut menjelaskan secara rinci mengenai mekanisme pelaksanaan Perwal Medan Nomor 59 Tahun 2026 kepada seluruh peserta yang hadir. Penjelasan tersebut mencakup berbagai aspek teknis terkait implementasi Sistem PengawasMU di lingkungan satuan kerja perangkat daerah. Erfin berharap seluruh peserta dapat memahami secara utuh mekanisme pengawasan terintegrasi tersebut agar dapat diterapkan secara optimal. Ia juga membuka ruang diskusi bagi para peserta guna memperdalam pemahaman terkait regulasi baru tersebut. Sesi penjelasan tersebut berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan yang diajukan oleh peserta sosialisasi.
Erfin turut berharap seluruh jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan dapat segera mengimplementasikan Sistem PengawasMU tersebut secara menyeluruh dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan penerapan sistem tersebut sangat bergantung pada komitmen seluruh pihak dalam menjalankan fungsi pengawasan secara konsisten. Menurutnya, dukungan dari seluruh elemen pemerintahan menjadi faktor penentu keberhasilan implementasi regulasi tersebut. Erfin berharap sistem pengawasan tersebut dapat benar-benar memberikan dampak nyata terhadap perbaikan tata kelola pemerintahan di Kota Medan. Harapan tersebut disampaikan sebagai penutup sambutan Erfin dalam kegiatan sosialisasi tersebut.
Penerapan Sistem PengawasMU tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik di Kota Medan ke depannya. Sinergi antara seluruh jajaran pemerintahan dinilai menjadi kunci penting dalam keberhasilan penerapan sistem pengawasan terintegrasi tersebut. Pemko Medan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem pengawasan guna mendukung terciptanya pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Ke depan, berbagai pihak berharap Sistem PengawasMU dapat diimplementasikan secara optimal di seluruh satuan kerja perangkat daerah. Dengan penerapan sistem tersebut, diharapkan kinerja birokrasi Pemko Medan dapat semakin meningkat dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Medan.
