
WARTAWAN24.COM – Polres Pelabuhan Belawan memperbarui data jumlah korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus TNI AL dan sebuah truk. Insiden tersebut terjadi di Jalan Tol Belmera Kilometer 8.800, Kota Medan. Kecelakaan ini sempat menghebohkan pengguna jalan. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh korban mengalami luka dengan tingkat berbeda.
Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP Andi K Barus menyampaikan hasil pendataan terbaru. Ia mengatakan jumlah korban luka mencapai 10 orang. Data tersebut diperoleh setelah dilakukan pengecekan ulang. Sebelumnya, polisi menyebutkan terdapat 12 korban luka. Koreksi dilakukan untuk memastikan keakuratan informasi.
AKP Andi menjelaskan bahwa dua orang yang sebelumnya tercatat sebagai korban luka ternyata tidak memerlukan perawatan medis. Mereka hanya mengalami syok ringan. Setelah diperiksa tenaga kesehatan, keduanya diperbolehkan pulang. Dengan demikian, jumlah korban yang dirawat berkurang. Data ini menjadi catatan resmi kepolisian.
Bus TNI AL tersebut diketahui membawa total 24 penumpang. Seluruh penumpang merupakan anggota TNI AL. Saat kejadian, bus tengah melintas di jalur tol. Truk yang terlibat kecelakaan berada di jalur yang sama. Tabrakan tidak dapat dihindari akibat kondisi lalu lintas saat itu.
Dari 24 penumpang bus, 10 orang mengalami luka. Tiga orang dirujuk ke Rumah Sakit Setia Budi Medan. Tujuh orang lainnya dirawat di Rumah Sakit Mitra Medica. Seluruh korban mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur. Kondisi korban dilaporkan stabil.
Sementara itu, 14 penumpang lainnya tidak mengalami luka serius. Mereka hanya mengalami syok akibat benturan. Setelah dilakukan pemeriksaan, para penumpang tersebut dipulangkan. Polisi memastikan seluruh penumpang dalam kondisi aman. Tidak ada yang membutuhkan rawat inap lanjutan.
AKP Andi menyebutkan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Olah tempat kejadian perkara telah dilakukan. Petugas mengumpulkan keterangan dari saksi. Kendaraan yang terlibat juga telah diamankan. Penyelidikan bertujuan mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Menurut keterangan awal, kecelakaan diduga terjadi akibat faktor teknis. Namun, polisi belum menyimpulkan secara resmi. Pemeriksaan terhadap pengemudi truk masih berlangsung. Kondisi kendaraan juga menjadi fokus penyelidikan. Semua kemungkinan masih terbuka.
Pihak TNI AL turut berkoordinasi dengan kepolisian. Mereka memastikan anggotanya mendapatkan perawatan maksimal. TNI AL juga membantu proses evakuasi. Kerja sama dilakukan demi kelancaran penanganan korban. Koordinasi lintas instansi berjalan dengan baik.
Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan kemacetan di Tol Belmera. Arus lalu lintas tersendat selama proses evakuasi. Petugas kepolisian mengatur lalu lintas di lokasi kejadian. Kendaraan yang terlibat dievakuasi ke bahu jalan. Kondisi lalu lintas kembali normal setelah beberapa jam.
Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati. Polisi mengingatkan pentingnya menjaga jarak aman. Kondisi jalan tol memerlukan kewaspadaan tinggi. Kecepatan kendaraan harus disesuaikan. Keselamatan menjadi prioritas utama.
AKP Andi juga mengingatkan pengemudi kendaraan berat. Ia menekankan pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum beroperasi. Rem dan sistem kemudi harus dalam kondisi baik. Kelaikan kendaraan menjadi faktor penting keselamatan. Pelanggaran dapat berujung kecelakaan fatal.
Polres Pelabuhan Belawan berkomitmen menuntaskan penyelidikan. Hasil pemeriksaan akan disampaikan ke publik. Transparansi menjadi prinsip dalam penanganan kasus ini. Polisi memastikan proses berjalan profesional. Semua pihak diperlakukan sesuai hukum.
Pihak rumah sakit terus memantau kondisi korban. Tim medis memberikan perawatan intensif. Keluarga korban telah mendapatkan informasi. Rumah sakit berkoordinasi dengan TNI AL. Pelayanan medis berjalan optimal.
Hingga saat ini, tidak ada korban yang kondisinya kritis. Seluruh korban luka dalam kondisi sadar. Beberapa korban mengalami luka ringan dan sedang. Dokter menyatakan prognosis cukup baik. Pemulihan diperkirakan berjalan cepat.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi keliru. Data resmi hanya berasal dari pihak berwenang. Kesimpangsiuran informasi dapat menimbulkan kepanikan. Masyarakat diminta menunggu hasil resmi. Media diharapkan menyajikan informasi akurat.
Kasus kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara. Jalan tol memiliki risiko tinggi bila tidak diantisipasi. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas wajib dijaga. Pengemudi harus fokus dan waspada. Kesalahan kecil dapat berdampak besar.
Polisi juga akan meningkatkan patroli di jalur tol. Langkah ini untuk mencegah kecelakaan serupa. Pengawasan terhadap kendaraan berat diperketat. Operasi keselamatan akan terus dilakukan. Upaya pencegahan menjadi prioritas.
AKP Andi berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama. Baik pengemudi pribadi maupun angkutan umum diminta lebih disiplin. Keselamatan penumpang adalah tanggung jawab utama. Semua pihak harus berperan aktif. Budaya tertib berlalu lintas harus ditingkatkan.
Dengan adanya pembaruan data ini, kepolisian berharap masyarakat mendapatkan informasi yang jelas. Penanganan korban berjalan sesuai prosedur. Penyelidikan masih terus berlangsung. Hasil akhir akan diumumkan setelah selesai. Polisi menegaskan komitmen menjaga keselamatan publik.
