
WARTAWAN24.COM – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, kembali melanjutkan agenda peninjauan bencana setelah mengunjungi para pengungsi banjir di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (4/12/2025).
Seusai bertemu dan berdialog dengan warga yang terdampak banjir, Gibran langsung menuju helikopter yang telah disiapkan untuk keberangkatannya ke Sumatera Utara.
Ia berangkat menggunakan mobil dari lokasi pengungsian menuju titik pendaratan helikopter.
Gibran lepas landas sekitar pukul 08.30 WIB setelah memastikan seluruh proses kunjungan di Agam selesai dilakukan.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peninjauan pemerintah pusat terhadap daerah-daerah yang mengalami bencana hidrometeorologi.
Pihak Istana menyebut bahwa mobilitas cepat dilakukan untuk memastikan percepatan bantuan pemerintah di beberapa titik terdampak banjir dan longsor.
Setelah sekitar satu jam perjalanan udara, helikopter yang membawa Wapres mendarat di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Gibran tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB dan langsung disambut oleh unsur pemerintah daerah serta aparat keamanan.
Dari Batang Toru, rombongan akan bergerak menuju beberapa titik terdampak bencana yang sudah dipetakan sejak sehari sebelumnya.
Agenda Gibran di Sumatera Utara mencakup peninjauan kerusakan infrastruktur, kondisi pengungsian, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah terkait kebutuhan mendesak warga.
Kunjungan ke Sumut ini merupakan lanjutan dari agenda bencana hidrometeorologi yang sebelumnya telah ia laksanakan di wilayah Sumbar dan Riau.
Menurut laporan juru bicara Wapres, Gibran ingin memastikan bahwa bantuan logistik dan alat berat sudah bergerak ke lokasi yang membutuhkan penanganan segera.
Ia juga dijadwalkan memberikan instruksi langsung kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan instansi terkait untuk mempercepat respons darurat.
Di sisi lain, masyarakat Batang Toru dikabarkan masih menunggu kehadiran Gibran untuk menyampaikan langsung kondisi terkini yang mereka hadapi.
Beberapa ruas jalan di sekitar Tapanuli Selatan dilaporkan rusak akibat curah hujan tinggi yang memicu banjir dan longsor.
Selain itu, sejumlah warga masih berada di titik pengungsian yang tersebar di wilayah tersebut.
Gibran direncanakan meninjau beberapa posko untuk memastikan distribusi bantuan berjalan merata.
Kunjungan lapangan ini juga akan menjadi dasar evaluasi terhadap kebutuhan jangka panjang pemulihan pascabencana.
Dengan intensitas bencana yang meningkat akhir-akhir ini, pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk mempercepat mitigasi dan penanganan darurat.
Perjalanan cepat Wapres dari Agam menuju Sumatera Utara menunjukkan bahwa pemerintah terus mengawasi perkembangan situasi dan berupaya hadir langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan.
