
WARTAWAN24.COM Deliserdang – Ajang bergengsi Battle of Engine Drag Race & Drag Bike kembali diselenggarakan di Sumatera Utara (Sumut). Kompetisi balap mobil dan motor ini semakin meriah karena tahun ini memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara.
Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, hadir langsung memberikan dukungan penuh terhadap perhelatan otomotif tersebut. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana pengembangan sport tourism yang berpotensi besar bagi Sumut.
Bobby menegaskan bahwa sport tourism bisa menjadi salah satu motor penggerak perekonomian daerah. Lewat event seperti Battle of Engine Drag Race & Drag Bike, masyarakat akan terdorong untuk terlibat, baik sebagai penonton, peserta, maupun pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).
“Tahun ini kita kembali hadir untuk mendukung penuh kegiatan Battle of Engine Drag Race & Drag Bike. Harapan saya, event ini tidak hanya menjadi hiburan, tapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Bobby di Sport Centre Sumut, Deliserdang, Sabtu (20/9).
Dukungan Bobby terhadap event ini bukanlah hal baru. Saat masih menjabat sebagai Wali Kota Medan, ia juga aktif mendukung kegiatan serupa. Konsistensinya membuktikan bahwa pemerintah daerah serius membangun ekosistem sport tourism di Sumut.
Menurutnya, dunia otomotif memiliki daya tarik tersendiri yang bisa mengundang wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara. Dengan promosi yang tepat, Sumut berpeluang besar menjadi salah satu pusat kegiatan otomotif nasional.
Selain memberikan tontonan menarik, ajang drag race dan drag bike juga mampu membuka lapangan kerja baru. UMKM lokal yang menjual makanan, minuman, hingga merchandise turut menikmati dampak positif dari ramainya penonton.
“Ini salah satu cara kita memperkenalkan Sumut, bukan hanya lewat alam dan budaya, tapi juga lewat otomotif. Sport tourism bisa menjadi pintu masuk baru bagi wisatawan,” tambah Bobby.
Di sisi lain, penyelenggaraan event otomotif berskala besar seperti ini juga diharapkan dapat menekan praktik balap liar di jalanan. Dengan adanya wadah resmi, para pecinta otomotif bisa menyalurkan hobi mereka secara aman dan terarah.
Bobby menilai, keberhasilan sebuah event tidak hanya dilihat dari jumlah peserta, tetapi juga dari dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan. Karena itu, ia mendorong semua pihak untuk bersinergi demi menjadikan Sumut sebagai tuan rumah yang baik.
Panitia pelaksana mencatat antusiasme peserta dan penonton tahun ini meningkat signifikan dibanding sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa event Battle of Engine Drag Race & Drag Bike telah menjadi agenda yang dinanti masyarakat.
Selain itu, kehadiran event ini juga menarik perhatian komunitas otomotif nasional. Beberapa pembalap dari luar daerah turut hadir, menambah semarak persaingan di lintasan balap.
Masyarakat Deliserdang yang menyaksikan langsung mengaku bangga daerah mereka bisa menjadi tuan rumah ajang bergengsi ini. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah provinsi, ajang Battle of Engine Drag Race & Drag Bike diyakini akan terus berkembang. Bahkan tidak menutup kemungkinan Sumut akan menjadi destinasi sport tourism unggulan di masa depan.
Melalui konsistensi membangun event olahraga otomotif, Bobby optimis Sumut bisa bersaing dengan daerah lain dalam hal sport tourism. “Kita ingin Sumut dikenal, bukan hanya karena Danau Toba, tapi juga sebagai daerah otomotif yang diperhitungkan,” tutupnya.
