Sapi Kurban Presiden Prabowo Berbobot 1,76 Ton Tiba di Masjid Agung Deli Serdang

gubernur sumut HAJI 2025 INFO SUMUT Pemerintahan QURBAN

WARTAWAN24.COM – Sebuah sapi kurban istimewa milik Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah tiba di Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis (5/6/2025). Hewan kurban yang memiliki bobot mencapai 1,76 ton ini menjadi perhatian khusus masyarakat setempat karena ukurannya yang luar biasa besar dan kualitasnya yang istimewa.

Sapi tersebut berasal dari jenis Simmental, salah satu ras sapi unggulan yang dikenal dengan postur tubuh besar dan pertumbuhan daging yang optimal. Pemilihan jenis sapi ini menunjukkan keseriusan Presiden Prabowo dalam menyediakan hewan kurban terbaik untuk masyarakat, sesuai dengan syariat Islam yang menganjurkan berkurban dengan hewan yang sehat dan berkualitas.

Hewan kurban ini dibeli dari Desa Tuntungan, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang, yang dikenal sebagai salah satu sentra peternakan sapi terbaik di Sumatera Utara. Proses pemilihan sapi ini dilakukan dengan teliti untuk memastikan bahwa hewan tersebut memenuhi syarat sebagai hewan kurban, baik dari segi kesehatan, usia, maupun fisiknya.

Kedatangan sapi kurban presiden disambut antusias oleh pengurus masjid dan warga sekitar. Kehadiran hewan dengan bobot hampir dua ton ini menjadi daya tarik tersendiri, dengan banyak masyarakat yang berdatangan untuk melihat langsung sapi tersebut. Beberapa bahkan mengabadikan momen ini dengan foto bersama di sekitar kandang sementara yang disiapkan di area masjid.

Ketua Takmir Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah, H. Muhammad Arifin, menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden Prabowo yang memilih masjid mereka sebagai tempat penyembelihan hewan kurbannya. “Ini merupakan kehormatan bagi kami. Sapi ini tidak hanya besar secara fisik, tapi juga menjadi berkah besar bagi masyarakat yang akan menerima daging kurban,” ujarnya.

Proses pengiriman sapi dari Desa Tuntungan ke Lubuk Pakam berjalan lancar dengan pengawalan ketat. Mengingat ukuran sapi yang sangat besar, tim logistik menggunakan transportasi khusus yang mampu menampung bobot ekstra. Selama perjalanan, kondisi sapi terus dipantau untuk memastikan tetap dalam keadaan sehat sampai di lokasi.

Kepala Dinas Peternakan Deli Serdang, Dr. Ir. Budi Santoso, menjelaskan bahwa sapi Simmental seperti ini memang memiliki keunggulan dibanding jenis lokal. “Selain bobotnya yang bisa mencapai dua ton, pertumbuhan dagingnya sangat baik dengan persentase karkas tinggi. Ini sangat sesuai untuk kebutuhan kurban,” jelasnya.

Masyarakat yang hadir terlihat takjub dengan ukuran sapi tersebut. Beberapa peternak lokal bahkan memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar tentang kualitas sapi unggulan. “Kami jarang melihat sapi sebesar ini di sini. Ini bisa menjadi motivasi bagi peternak untuk mengembangkan sapi berkualitas,” kata salah seorang warga.

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, panitia kurban masjid telah menyiapkan tim khusus untuk menangani penyembelihan dan distribusi daging. Dengan bobot sapi yang mencapai 1,76 ton, diperkirakan daging yang dihasilkan bisa mencukupi ratusan paket yang akan dibagikan kepada mustahik.

Distribusi daging kurban akan diprioritaskan untuk fakir miskin, yatim piatu, dan warga kurang mampu di sekitar Lubuk Pakam. “Kami sudah mendata penerima manfaat agar distribusi bisa merata dan tepat sasaran,” tambah H. Muhammad Arifin.

Kehadiran hewan kurban dari Presiden ini juga menjadi bahan diskusi positif di kalangan ulama setempat. Ustadz Abdul Hamid, salah seorang tokoh agama di Deli Serdang, menyatakan bahwa ini merupakan contoh kepedulian pemimpin terhadap rakyatnya. “Berkurban dengan hewan terbaik adalah teladan yang patut diapresiasi,” ucapnya.

Dinas Kesehatan setempat telah memeriksa kesehatan sapi tersebut dan memastikan layak untuk dikurbankan. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik, suhu tubuh, dan tanda-tanda penyakit. “Alhamdulillah, sapi dalam kondisi sangat sehat dan memenuhi semua persyaratan,” kata petugas kesehatan hewan yang memeriksa.

Penyembelihan direncanakan akan dilakukan pada pagi hari Idul Adha dengan melibatkan jagal profesional. Prosesi penyembelihan akan mengikuti tuntunan syariat Islam dengan pembacaan doa dan tata cara yang benar. Panitia juga menyiapkan peralatan khusus mengingat ukuran sapi yang tidak biasa.

Keberadaan sapi kurban presiden ini diharapkan dapat meningkatkan semangat berbagi di masyarakat. Selain nilai ibadah, momen ini juga memperkuat hubungan antara pemerintah dan rakyat melalui tradisi keagamaan yang mulia.

Sebagai penutup, Ketua Panitia Idul Adha masjid menyampaikan bahwa daging kurban akan dibagikan segera setelah proses penyembelihan dan pembagian selesai. “Kami berkomitmen mendistribusikan daging segar kepada yang berhak, sehingga manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *