Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 13 Kg Sabu Modus Mudik Lebaran

INFO MEDAN INFO SUMUT KASUS KEJAHATAN NARKOTIKA

RIAU – Upaya pemberantasan narkotika kembali menunjukkan hasil signifikan di wilayah Riau. Kepolisian Resor Bengkalis berhasil mengungkap peredaran narkoba dalam jumlah besar yang memanfaatkan momentum arus mudik Lebaran 2026. Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam menjaga keamanan masyarakat.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkalis, Fahrian Saleh Siregar, bersama jajaran Satresnarkoba. Aksi ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memerangi jaringan peredaran narkotika. Terutama di momen rawan seperti musim mudik.

Pengungkapan kasus ini terjadi pada Sabtu, 21 Maret 2026 sekitar pukul 09.43 WIB. Lokasi penangkapan berada di area antrean kendaraan Pelabuhan Roro Air Putih. Kawasan tersebut menjadi salah satu titik padat kendaraan selama arus mudik berlangsung.

Tempat kejadian tepatnya berada di Pelabuhan Roro Air Putih yang berlokasi di Desa Air Putih, Kabupaten Bengkalis. Pelabuhan ini menjadi jalur penting mobilitas masyarakat antarwilayah. Kondisi ini kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.

Dalam operasi tersebut, tim yang dipimpin Kasat Resnarkoba, Kris Tofel, berhasil mengamankan dua orang pria. Keduanya berinisial HS (32) dan DS (44) yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan barang bukti berupa 13 kilogram sabu. Narkotika tersebut diduga akan diedarkan ke berbagai wilayah dengan memanfaatkan arus mudik Lebaran. Modus ini dinilai cukup berbahaya karena memanfaatkan keramaian.

Petugas melakukan penggeledahan terhadap kendaraan yang digunakan pelaku. Dari situ ditemukan paket sabu yang telah disembunyikan secara rapi. Upaya penyamaran ini dilakukan untuk menghindari pemeriksaan petugas.

Kapolres Bengkalis menyampaikan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras tim di lapangan. Informasi awal diperoleh dari hasil penyelidikan yang dilakukan sebelumnya. Kemudian dilakukan pemantauan hingga akhirnya dilakukan penangkapan.

Kedua tersangka langsung diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus mendalami kasus ini guna mengungkap jaringan yang lebih besar. Tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.

Momentum arus mudik Lebaran memang sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk menyelundupkan barang terlarang. Tingginya mobilitas masyarakat membuat pengawasan menjadi lebih menantang. Oleh karena itu, aparat meningkatkan kewaspadaan di berbagai titik.

Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Upaya kepolisian dinilai mampu mencegah peredaran narkotika dalam jumlah besar yang dapat merusak generasi muda. Langkah ini juga memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Polres Bengkalis menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan di jalur-jalur strategis. Terutama di pelabuhan dan jalur transportasi yang ramai selama musim mudik. Hal ini penting untuk mencegah kejahatan serupa.

Selain penindakan, kepolisian juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memerangi narkoba. Warga diimbau segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa peredaran narkotika masih menjadi ancaman serius. Upaya pencegahan dan penindakan harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Kerja sama semua pihak menjadi kunci keberhasilan.

Dengan pengungkapan ini, Polres Bengkalis kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas narkotika. Aparat tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan narkoba. Diharapkan langkah ini dapat memberikan efek jera serta menjaga generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *