
MEDAN – Suasana penuh khidmat terlihat di Masjid Kampus Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), jalan Sisingamangaraja, Medan Kota, Sabtu (14/3/2026). Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, hadir untuk mengikuti salat Tasbih sekaligus peringatan Nuzulul Qur’an yang digelar Pengurus Daerah Majelis Taklim Perempuan Indonesia (PD MTPI) Kota Medan.
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas menyampaikan harapan besar agar MTPI menjadi wadah yang memberi manfaat nyata bagi perempuan dan keluarga di Kota Medan. Ia menekankan pentingnya meningkatkan kualitas iman dan takwa sebagai pondasi utama dalam membangun keluarga harmonis.
Hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Medan, Afif Abdillah, Ketua MTPI Kota Medan, Aminah Yunus Rasyid, serta pejabat Pemko Medan lainnya, termasuk Asisten Pemerintahan dan Sosial, Muhammad Sofyan, Kabag Kesra Agus Maryono, dan Camat Medan Kota, Muhammad Andi.
Rico Waas mengapresiasi kontribusi MTPI dalam membimbing perempuan untuk lebih mendalami ajaran agama, sekaligus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Ia menilai bahwa organisasi ini memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan keluarga.
Salat Tasbih dan peringatan Nuzulul Qur’an kali ini berlangsung tertib dengan diikuti ratusan anggota majelis taklim dari berbagai kecamatan di Kota Medan. Acara menjadi sarana silaturahmi sekaligus peningkatan ukhuwah Islamiyah antar anggota.
Ketua MTPI Kota Medan, Aminah Yunus Rasyid, menyampaikan bahwa kegiatan rutin ini bertujuan menumbuhkan kesadaran spiritual sekaligus memperkuat peran perempuan dalam kehidupan rumah tangga dan masyarakat. Ia menekankan bahwa perempuan yang beriman akan mampu mendidik generasi dengan nilai-nilai keagamaan yang baik.
Wali Kota Medan menekankan pentingnya kolaborasi antara MTPI dengan pemerintah kota dalam program-program pemberdayaan perempuan, kesehatan keluarga, dan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap sinergi ini dapat memberi dampak positif bagi kualitas hidup warga Medan.
Dalam sambutannya, Rico Waas menekankan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam membentuk tatanan keluarga dan masyarakat yang harmonis. Oleh karena itu, pembinaan spiritual dan edukasi sosial perlu terus diperkuat melalui majelis taklim.
Acara ini juga diisi dengan tausiyah yang membahas makna Nuzulul Qur’an serta implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Peserta diajak untuk meneladani nilai-nilai Al-Qur’an dalam mendidik anak, menjaga keharmonisan rumah tangga, dan berkontribusi di masyarakat.
Selain aspek spiritual, MTPI juga aktif dalam kegiatan sosial, seperti pemberian bantuan kepada keluarga kurang mampu dan penyuluhan kesehatan. Wali Kota menilai peran ini sangat sejalan dengan program Pemko Medan dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
Rico Waas menegaskan bahwa majelis taklim tidak hanya menjadi tempat pengajian, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan perempuan agar lebih produktif dan berdaya dalam keluarga maupun masyarakat. Ia mendorong MTPI untuk terus mengembangkan program kreatif dan inovatif.
Asisten Pemerintahan dan Sosial, Muhammad Sofyan, menambahkan bahwa Pemko Medan siap mendukung setiap program MTPI yang selaras dengan visi pembangunan Kota Medan, khususnya yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan keluarga.
Camat Medan Kota, Muhammad Andi, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan MTPI dalam kegiatan sosial dan keagamaan di wilayahnya. Menurutnya, sinergi ini mampu meningkatkan rasa kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai religius masyarakat.
Peserta yang hadir menyambut baik arahan Wali Kota dan tausiyah yang disampaikan. Banyak dari mereka merasa termotivasi untuk lebih aktif dalam pengajian, membina keluarga, dan terlibat dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Rico Waas menutup acara dengan mengajak seluruh anggota MTPI untuk terus berperan aktif dalam membangun keluarga yang harmonis, masyarakat yang religius, serta lingkungan yang peduli dan sejahtera. Ia berharap kegiatan seperti ini menjadi contoh positif bagi organisasi perempuan lainnya di Kota Medan.
Acara selesai dengan doa bersama dan foto bersama Wali Kota, jajaran pengurus MTPI, serta peserta. Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan menjadi bukti bahwa majelis taklim mampu menjadi wadah strategis dalam peningkatan iman, takwa, dan kesejahteraan keluarga di Medan.
