
DELI SERDANG – Seorang remaja diamankan aparat kepolisian setelah diduga membawa narkotika jenis sabu di area kamar mandi SPBU kawasan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Penangkapan dilakukan setelah petugas menerima informasi dari masyarakat. Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
Lokasi kejadian berada di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Patumbak. Berdasarkan informasi yang dihimpun, petugas mendapati remaja tersebut berada di dalam kamar mandi SPBU. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan dua plastik klip kecil yang diduga berisi sabu. Barang bukti kemudian diamankan untuk keperluan penyelidikan.
Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan berarti. Remaja tersebut langsung dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lanjutan. Aparat juga melakukan penggeledahan tambahan guna memastikan tidak ada barang bukti lain yang tertinggal di lokasi. Proses ini dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
SPBU tempat kejadian diketahui merupakan jaringan milik Pertamina. Pihak pengelola SPBU disebut kooperatif saat petugas melakukan penindakan. Aktivitas pengisian bahan bakar sempat berjalan normal meskipun terjadi penangkapan. Situasi di lokasi relatif kondusif setelah petugas mengamankan terduga pelaku.
Menurut informasi awal, remaja tersebut diduga hendak melakukan transaksi atau menyimpan barang di lokasi tersebut. Namun, pihak kepolisian masih mendalami motif dan jaringan yang mungkin terlibat. Pemeriksaan intensif dilakukan untuk mengetahui asal barang haram tersebut. Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.
Saat diamankan, terduga pelaku disebut terlihat tenang dan bahkan sempat tersenyum. Namun, aparat menegaskan bahwa ekspresi tersebut tidak memengaruhi proses hukum yang berjalan. Penanganan perkara tetap dilakukan secara profesional. Semua fakta akan diuji melalui proses penyidikan.
Barang bukti berupa dua plastik klip kecil diduga berisi sabu kini telah dikirim untuk pemeriksaan laboratorium. Uji laboratorium diperlukan guna memastikan kandungan zat dalam paket tersebut. Hasil uji tersebut akan menjadi bagian dari berkas perkara. Kepolisian memastikan seluruh tahapan dilakukan sesuai aturan.
Kasus ini kembali menyoroti peredaran narkotika yang masih menyasar kalangan remaja. Aparat terus mengintensifkan patroli dan penyelidikan untuk menekan peredaran barang terlarang. Peran masyarakat dinilai penting dalam memberikan informasi awal. Sinergi antara warga dan aparat menjadi kunci pencegahan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja. Edukasi mengenai bahaya narkotika perlu terus dilakukan secara berkelanjutan. Penyalahgunaan narkoba dapat merusak masa depan generasi muda. Upaya preventif dinilai sama pentingnya dengan penindakan.
Secara hukum, kepemilikan dan peredaran narkotika diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman bagi pelaku cukup berat, tergantung pada jumlah dan peran dalam jaringan. Oleh karena itu, setiap kasus akan diproses secara cermat. Hak tersangka juga tetap dijamin sesuai ketentuan.
Hingga kini, polisi masih mendalami apakah remaja tersebut berperan sebagai pengguna atau pengedar. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi di sekitar lokasi juga dilakukan. Rekaman kamera pengawas di area SPBU turut diperiksa sebagai bagian dari penyelidikan. Langkah ini untuk memastikan kronologi kejadian secara lengkap.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa peredaran narkoba dapat terjadi di berbagai tempat, termasuk fasilitas umum. Pengelola fasilitas publik diimbau untuk meningkatkan pengawasan internal. Langkah tersebut penting guna mencegah penyalahgunaan area umum untuk aktivitas ilegal. Kerja sama lintas pihak sangat dibutuhkan.
Kepolisian menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum setempat. Operasi rutin dan penyelidikan tertutup terus dilakukan untuk memutus jaringan distribusi. Aparat juga membuka kanal pengaduan bagi masyarakat yang memiliki informasi. Identitas pelapor akan dirahasiakan demi keamanan.
Kasus ini masih dalam tahap penyidikan. Pihak kepolisian berjanji akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut kepada publik. Transparansi informasi menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat. Proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya penindakan ini, diharapkan menjadi efek jera bagi pelaku lain. Generasi muda diharapkan menjauhi narkotika dan fokus pada kegiatan positif. Peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sangat penting dalam membentengi remaja dari pengaruh negatif. Upaya bersama menjadi kunci menciptakan lingkungan yang aman dan bebas narkoba.
