
WARTAWAN24.COM – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menggelar kegiatan buka puasa bersama warga di ruang terbuka Kelurahan Sorkam, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah. Acara tersebut berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh kehangatan. Ratusan warga dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi kegiatan. Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda silaturahmi kepala daerah selama bulan suci.
Sejak sore hari, masyarakat telah berkumpul di lokasi acara. Warga datang bersama keluarga untuk mengikuti buka puasa bersama tersebut. Antusiasme terlihat dari kehadiran tokoh masyarakat, pemuda, hingga para orang tua. Tidak sedikit warga yang mengabadikan momen kebersamaan itu. Suasana kekeluargaan terasa kental menjelang waktu berbuka.
Tanpa sekat dan tanpa jarak, Bobby Nasution duduk berdampingan dengan warga. Ia menikmati hidangan berbuka puasa bersama masyarakat setempat. Kebersamaan tersebut mencerminkan pendekatan yang humanis antara pemimpin dan rakyatnya. Tidak ada pengaturan khusus yang membatasi interaksi langsung. Situasi berlangsung santai dan penuh keakraban.
Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan. Ia mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat silaturahmi. Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah dan warga menjadi fondasi pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen hadir di tengah masyarakat. Aspirasi warga disebut sebagai bagian penting dalam perumusan kebijakan.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut juga diisi dengan tausiah singkat. Pesan-pesan keagamaan disampaikan untuk menambah kekhusyukan Ramadan. Warga terlihat khidmat mengikuti rangkaian acara. Doa bersama dipanjatkan demi kebaikan dan kemajuan daerah. Momen tersebut semakin mempererat ikatan emosional antarwarga.
Pemerintah daerah setempat turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Aparatur kelurahan dan kecamatan membantu menyiapkan lokasi dan konsumsi. Sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten terlihat dalam pelaksanaan acara. Semua pihak bekerja sama demi kelancaran kegiatan. Acara berlangsung tertib hingga selesai.
Bobby juga memanfaatkan kesempatan itu untuk berdialog langsung dengan warga. Beberapa masyarakat menyampaikan harapan terkait pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Aspirasi tersebut diterima dengan terbuka. Ia menyatakan akan menindaklanjuti berbagai masukan sesuai kewenangan yang ada. Pendekatan dialogis menjadi bagian dari gaya kepemimpinannya.
Kehadiran gubernur di tengah masyarakat dinilai memberikan motivasi tersendiri. Warga merasa diperhatikan secara langsung oleh pemimpinnya. Interaksi tanpa protokoler yang kaku menciptakan suasana akrab. Banyak warga menyampaikan apresiasi atas kesediaan gubernur berbuka puasa bersama mereka. Hal ini memperkuat rasa kebersamaan di bulan Ramadan.
Selain berbuka puasa, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi lintas generasi. Anak-anak hingga orang dewasa berbaur dalam satu ruang terbuka. Nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong tampak nyata dalam acara tersebut. Masyarakat saling membantu dalam pembagian hidangan. Suasana harmonis mewarnai seluruh rangkaian kegiatan.
Ramadan menjadi momentum strategis bagi pemerintah untuk lebih dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, komunikasi dua arah dapat terbangun lebih efektif. Pemerintah dapat memahami langsung kondisi riil di lapangan. Sementara warga memiliki ruang menyampaikan aspirasi secara terbuka. Interaksi ini diharapkan memperkuat kepercayaan publik.
Bobby menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak warga menjaga kondusivitas dan semangat persaudaraan. Stabilitas sosial dinilai penting dalam mendukung percepatan pembangunan. Pemerintah provinsi berkomitmen melanjutkan program-program prioritas. Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan bersama.
Kegiatan tersebut juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga tradisi keagamaan. Ramadan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial. Berbagi dan bersilaturahmi menjadi nilai utama yang ditonjolkan. Kehadiran pemimpin di tengah masyarakat mempertegas pesan tersebut. Kebersamaan menjadi semangat yang terus digaungkan.
Warga Sorkam menyambut positif kegiatan itu. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang. Menurut sejumlah tokoh masyarakat, kehadiran gubernur menjadi motivasi bagi daerah. Dukungan terhadap program pemerintah pun semakin menguat. Harapan akan pembangunan yang merata terus disuarakan.
Menjelang akhir acara, gubernur kembali menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan masyarakat. Ia berharap hubungan baik antara pemerintah dan warga terus terjalin. Ramadan diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara. Doa bersama menjadi penutup rangkaian kegiatan. Suasana penuh kekhidmatan mengakhiri acara tersebut.
Melalui kegiatan buka puasa bersama di Sorkam ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Silaturahmi dan dialog menjadi jembatan penting dalam membangun daerah. Kebersamaan yang terjalin di bulan suci Ramadan diharapkan terus berlanjut. Masyarakat dan pemerintah diharapkan berjalan seiring demi kemajuan bersama. Nilai persatuan dan kepedulian menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Sumatera Utara yang lebih baik.
