Ratusan Sekolah di Sumatera Utara Diperbaiki, Pemerintah Targetkan Selesai Awal 2026

BENCANA ALAM indonesiaku INFO MEDAN INFO SUMUT pemprov sumut

WARTAWAN24.COM – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus memperkuat kualitas pendidikan nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah program revitalisasi satuan pendidikan. Program ini menyasar ratusan sekolah di berbagai daerah. Sumatera Utara menjadi salah satu provinsi dengan jumlah penerima terbanyak. Revitalisasi ini diharapkan meningkatkan mutu pembelajaran.

Sebanyak 897 satuan pendidikan di Sumatera Utara masuk dalam program revitalisasi tersebut. Sekolah-sekolah ini terdiri dari berbagai jenjang pendidikan. Pemerintah mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk program ini. Total dana yang digelontorkan mencapai Rp852 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk perbaikan fisik dan sarana pendukung.

Program revitalisasi ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir Januari 2026. Pemerintah ingin memastikan proses belajar mengajar tidak terganggu. Penyelesaian tepat waktu menjadi fokus utama. Dengan demikian, siswa dapat belajar di lingkungan yang lebih aman dan nyaman. Kualitas pendidikan diharapkan meningkat secara signifikan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan target tersebut secara langsung. Hal itu disampaikan saat peresmian bantuan revitalisasi di Kota Medan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 4 Januari 2026. Acara dihadiri oleh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan pendidikan. Momentum ini menjadi penegasan komitmen pemerintah.

Abdul Mu’ti menekankan pentingnya lingkungan belajar yang layak. Menurutnya, fasilitas sekolah sangat berpengaruh terhadap kualitas pembelajaran. Sekolah yang aman dan nyaman mendukung konsentrasi siswa. Guru juga dapat mengajar dengan lebih optimal. Revitalisasi menjadi investasi jangka panjang pendidikan.

Program ini mencakup perbaikan ruang kelas, laboratorium, dan perpustakaan. Selain itu, fasilitas sanitasi sekolah juga diperbaiki. Beberapa sekolah menerima perbaikan atap dan lantai. Infrastruktur yang rusak akibat usia bangunan menjadi prioritas. Keselamatan warga sekolah menjadi perhatian utama.

Pemerintah daerah Sumatera Utara menyambut baik program tersebut. Revitalisasi dinilai sangat membantu daerah. Banyak sekolah yang membutuhkan perbaikan mendesak. Keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan tersendiri. Kehadiran pemerintah pusat dinilai tepat sasaran.

Kepala sekolah penerima bantuan mengaku sangat terbantu. Mereka berharap pembangunan berjalan sesuai jadwal. Proses revitalisasi dilakukan tanpa mengganggu aktivitas belajar. Penyesuaian jadwal dilakukan jika diperlukan. Koordinasi dengan pihak pelaksana terus dijaga.

Program ini juga diharapkan mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan. Sekolah di daerah terpencil ikut mendapatkan perhatian. Pemerintah berupaya mewujudkan pemerataan pendidikan. Akses fasilitas yang layak menjadi kunci utama. Semua siswa berhak mendapatkan lingkungan belajar yang baik.

Selain perbaikan fisik, pemerintah juga mendorong peningkatan kualitas pembelajaran. Revitalisasi sekolah diharapkan sejalan dengan penguatan kurikulum. Guru didorong untuk memanfaatkan fasilitas baru secara maksimal. Inovasi pembelajaran menjadi fokus selanjutnya. Sinergi fisik dan kualitas menjadi tujuan utama.

Kemendikdasmen memastikan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proyek. Transparansi penggunaan anggaran menjadi perhatian serius. Pemerintah tidak ingin terjadi penyimpangan. Evaluasi dilakukan secara berkala. Kualitas hasil pembangunan menjadi prioritas.

Masyarakat diharapkan ikut mengawasi proses revitalisasi. Peran serta warga sekitar sekolah dinilai penting. Partisipasi publik dapat meningkatkan akuntabilitas. Sekolah menjadi milik bersama. Pemeliharaan fasilitas juga membutuhkan dukungan masyarakat.

Program revitalisasi ini merupakan bagian dari kebijakan pendidikan nasional. Pemerintah ingin menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat. Infrastruktur yang baik mendukung proses belajar. Anak-anak dapat belajar dengan lebih aman. Masa depan pendidikan menjadi lebih terjamin.

Pemerintah daerah diminta untuk mendukung penuh program ini. Koordinasi lintas instansi sangat diperlukan. Proses perizinan dipermudah agar pembangunan tidak terhambat. Hambatan teknis di lapangan segera diselesaikan. Kerja sama menjadi kunci keberhasilan.

Hingga awal Januari 2026, progres revitalisasi terus berjalan. Sejumlah sekolah telah memasuki tahap akhir pengerjaan. Pemerintah optimistis target dapat tercapai. Cuaca dan kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri. Namun upaya percepatan terus dilakukan.

Siswa di sekolah penerima bantuan menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka berharap fasilitas baru segera dapat digunakan. Lingkungan sekolah yang nyaman meningkatkan semangat belajar. Orang tua juga menyambut positif program ini. Pendidikan anak menjadi prioritas bersama.

Revitalisasi sekolah juga berdampak pada peningkatan kenyamanan guru. Ruang guru dan fasilitas pendukung turut diperbaiki. Kondisi kerja yang baik mendukung kinerja tenaga pendidik. Guru dapat lebih fokus pada pengajaran. Kualitas pembelajaran pun meningkat.

Pemerintah menegaskan bahwa program ini akan berkelanjutan. Revitalisasi sekolah akan terus dilakukan di daerah lain. Evaluasi kebutuhan dilakukan secara nasional. Daerah dengan kondisi sekolah paling mendesak menjadi prioritas. Pemerataan pembangunan pendidikan terus diupayakan.

Sumatera Utara menjadi contoh implementasi program berskala besar. Jumlah sekolah yang direvitalisasi tergolong signifikan. Dampak program ini diharapkan terasa dalam jangka panjang. Pendidikan menjadi fondasi pembangunan daerah. Investasi ini dinilai sangat strategis.

Dengan rampungnya revitalisasi 897 sekolah, pemerintah berharap kualitas pendidikan meningkat. Lingkungan belajar yang layak menjadi hak setiap anak. Komitmen pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat. Pendidikan yang bermutu menjadi tujuan bersama. Program ini menjadi langkah nyata menuju masa depan pendidikan yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *